Jika cinta adalah bersedia melakukan apapun, saya tau rasanya. Tapi itu bukan cinta. Itu tolol.
Jika cinta adalah ” kamu harus lakuin semua yang aku minta ” hmmm itu namanya “cinta dari hongkong! “
Jika cinta adalah ” kita harus susah sama sama ” , oh fvckoff.
Jika cinta adalah ” yang penting kamu tau aku sayang kamu ” , hahaha no way man. It’s not love. That’s the trully definition of bullshoot.
Saya pernah hidup dengan yang saya pikir cinta, ternyata bukan.
Kamu pernah?
Saya bukan manusia yang hidup seperti nabi. Tapi saya tau kuasa tuhan tanpa batas.
Saat saya berfikir saya tidak pantas dicintai, tuhan memberi saya seseorang yang penuh kasih.
Walaupun saya belum tau apakah seseorang yang penuh kasih itu adalah cinta, atau cobaan “bukan cinta” dalam bentuk lain, tapi setidaknya dia tidak melakukan satu pun yang saya sebut diatas.
Dia tidak memaksa dan tidak menuntut. Dia mendukung. Dia tersenyum. Dia mengayomi.
Saya merasa dicintai.
” jika mencintaimu adalah sebuah hukuman, maka aku rela dihukum seumur hidup ” katanya.
Hmmm semoga saya bukan ” cobaan bukan cinta ” yang sedang dia jalani.
Karena saya juga menyayanginya. Karena saya ingin dia selalu ada.
Karena segenap hati saya berharap, semoga ini cinta yang sebenarnya.
Untukmu, Bagaskara.
Tetap tinggal.
Jangan kemana-mana.